LDII Hadiri Rapat Kerja Daerah MUI Jakarta Pusat Dorong Perkuat Nilai Moderasi Agama

Jakarta (25/9). Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Jakarta Pusat menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I Tahun 2026 di Lume’os Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (25/9/2026).

Rakerda bertema “Menguatkan Peran MUI Kota Jakarta Pusat Membangun Kemaslahatan Umat Menuju 5 Abad Jakarta” ini bertujuan merumuskan program kerja strategis yang berdampak nyata bagi masyarakat serta memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat.

Ketua MUI Kota Jakarta Pusat, KH Robi Fadil Muhammad, menegaskan pentingnya orientasi kerja yang berfokus pada kebutuhan warga. Menurutnya, program-program MUI ke depan harus makin berdampak langsung pada kesejahteraan umat.

“Kita semua sepakat, apa yang bermanfaat bagi umat akan selalu diingat. Oleh karena itu, MUI Jakarta Pusat ke depan harus memperbanyak kerja nyata untuk masyarakat,” ujar KH Robi.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Arifin, mengajak para ulama turut serta menjaga moral generasi muda di tengah pesatnya arus globalisasi. Terlebih, Jakarta akan genap berusia 5 abad pada tahun 2027 mendatang.

“Momentum lima abad bukan sekadar perayaan, melainkan panggilan sejarah untuk menjadikan Jakarta sebagai kota global yang berbudaya. Ulama memiliki peran penting dalam menjaga moral, memperkuat toleransi, dan membimbing generasi muda agar berakhlak mulia,” jelas Arifin.

Selain itu, Arifin menyoroti ancaman penyalahgunaan obat terlarang seperti Tramadol di kalangan pemuda. Ia meminta pimpinan ormas dan tokoh agama memanfaatkan tausiyah, khotbah Jumat, serta sarana edukasi publik untuk membentengi masyarakat.

“Kita jangan pernah berhenti menjaga warga agar tetap sehat dan tidak terkontaminasi obat-obatan terlarang,” tegasnya.

Kegiatan Rakerda I ini dihadiri oleh pengurus MUI Kota Jakarta Pusat, pimpinan ormas Islam seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, LDII, serta sejumlah ulama terkemuka di Jakarta Pusat.

Pada Kesempatan itu, turut hadir Ketua DPD LDII Kota Jakarta Pusat, H. Aris Triarso, menyambut baik gelaran tersebut. Ia menilai kehadiran berbagai ormas Islam menjadi bukti soliditas dalam menguatkan nilai-nilai Islam yang moderat, konstruktif, dan solutif.

“Forum ini bukan sekadar menyusun program kerja, tetapi menjadi ikhtiar bersama untuk memperkuat peran ulama dalam membimbing umat, menjaga persatuan, dan menghadirkan solusi atas berbagai tantangan masyarakat,” pungkas Aris.[ANR]

Related posts

Leave a Comment